JURNAL TEKNITA https://www.jurnalteknik.usxiitapanuli.ac.id/index.php/jt <p>TEKNITA is a Scientific Journal of the Faculty of Engineering, University of Sisingamangaraja XII Tapanuli which publishes research results and Scientific Information in the field of Engineering.</p> PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI (FAKULTAS TEKNIK-UNITA) en-US JURNAL TEKNITA 2337-6287 ANALISI PENGARUH SUHU DAN TEKANAN TERHADAP KINERJA TURBIN BOTTOMING OEC PADA PLTP SARULLA OPERATIONS L.td UNIT NAMORA I LANGIT (NIL) DENGAN MENGGUNAKAN METODE REGRESI LINIER BERGANDA https://www.jurnalteknik.usxiitapanuli.ac.id/index.php/jt/article/view/16 <p><em>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suhu dan tekanan terhadap kinerja Turbin Bottoming OEC di PLTP Sarulla Unit Namora I Langit (NIL). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan catatan SCADA, lalu dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa suhu (t = 2,167; p = 0,040) dan tekanan (t = 5,095; p = 0,000) berpengaruh signifikan terhadap kinerja turbin. Secara simultan, keduanya juga signifikan (F = 51,902; p = 0,000) dengan nilai R² = 0,778. Artinya, 77,8% variasi kinerja turbin dipengaruhi oleh suhu dan tekanan. Kesimpulannya, pengendalian suhu dan tekanan uap sangat penting untuk menjaga efisiensi dan kestabilan pembangkit.</em></p> Rina Handayani Debora Panggabean Copyright (c) 2025 JURNAL TEKNITA 2026-02-23 2026-02-23 4 2 28 39 ANALISIS RISIKO KUALITAS PRODUKSI MINYAK SAWIT MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN TEKNIK 5 WHYS Studi Kasus: PT Perkebunan Nusantara IV PKS Unit Adolina https://www.jurnalteknik.usxiitapanuli.ac.id/index.php/jt/article/view/17 <p class="my-2" style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span style="font-size: 11.0pt;">Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko kualitas produksi minyak sawit, khususnya Crude Palm Oil (CPO), menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) pada PT Perkebunan Nusantara IV PKS Unit Adolina. Produksi CPO merupakan proses kompleks yang rentan terhadap risiko kualitas yang dapat menyebabkan penurunan mutu dan kerugian ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan pengumpulan data primer melalui observasi, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD) tim lintas fungsi. Data sekunder berupa catatan mutu, SOP, dan riwayat pemeliharaan juga digunakan. Analisis risiko dilakukan dengan mengidentifikasi mode kegagalan, dampak, dan penyebabnya, serta menggunakan teknik 5 Why untuk menemukan akar permasalahan. Penilaian risiko dilakukan dengan menghitung Risk Priority Number (RPN) berdasarkan skor severity, occurrence, dan detection. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Asam Lemak Bebas (ALB) adalah parameter kualitas utama yang bermasalah dengan rata-rata melebihi standar SNI (5,02%) dan tingkat ketidaksesuaian 35%. Risiko prioritas tertinggi adalah proses perebusan tidak sempurna (RPN=360) dan penerimaan TBS dengan kematangan tidak sesuai (RPN=280). Akar masalah utama ditemukan pada sistem kontrol yang usang dan kurangnya insentif pemasok. Implementasi tindakan perbaikan, seperti kalibrasi sensor rutin dan sistem insentif pemasok, berhasil menurunkan RPN hingga lebih dari 70% dan memperbaiki kualitas CPO secara signifikan, dengan ALB turun menjadi 4,65%. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan framework manajemen risiko kualitas yang aplikatif dan strategis di industri kelapa sawit serta merekomendasikan integrasi FMEA dalam pengelolaan mutu berkelanjutan.</span></p> Rinto Sihotang Arya Sihombing Juki Siregar Copyright (c) 2025 JURNAL TEKNITA 2026-02-23 2026-02-23 4 2 40 47